seorang kawan pernah berkata pada saya
katanya saya ini seperti sebuah cangkir
yang diisi terlalu banyak air hingga meluap karena terlalu penuh.
katanya, untung cangkirnya gak pecah..
diisi air panas, diisi air dingin, diisi teh, diisi kopi, diisi air dengan segala rasa dan warna..
digunakan berkali-kali, diisi hingga meluap, namun kembali dengan porsi yang sama lagi..
ya.. untung hanya retak, dan bisa dibenahi.. dengan sangat sempurna, kemudian tetap menjadi cangkir sesuai fungsinya.. :)
itulah saya!
saya tahu pasti banyak orang mempunyai masalah, sekalipun masalah kami berbeda...
yang membedakan hanya tingkat permasalahan yang dihadapi..
ada yang masalahnya sepele tapi berdampak luar biasa..
ada yang masalahnya luar biasa, tapi dihadapi dengan sepele..
saya namakan hidup itu dengan masalah! karena hidup itu indah, berarti masalah itu indah..
karena lewat setiap masalah, kita bisa belajar banyak hal..
kita bisa menjadi pribadi yang lebih kuat lagi dari sebelumnya..
karena dengan masalah, berarti kita tau betapa Tuhan sangat menyayangi kita..
aneh ya? tapi memang begitulah..
kalau saya tidak mengalami kecelakaan, saya mungkin tidak jadi pribadi seperti sekarang..
mungkin saya akan menjadi wanita-wanita liar dan nakal..
karena saya merasa tubuh, juga wajah saya lumayan oke laah..
saya mungkin gaulnya bukan di angkringan, tapi di tempat-tempat dugem..
dan entah akan menjadi seperti apa... :'(
(saya bersyukur tidak menjadi anak GAHOL :D)
no body is perfect, tidak saya tidak anda..
karena kesempurnaan hanya milik Allah #halah (Dorce banget), hahahaaa... :D
setiap orang punya "cerita" tersendiri dalam hidupnya..
masalah pun ada, mungkin datang silih berganti..
tidak hanya berat, tapi juga masalah yang ringan..
justru saya melihat, masalah itu membuat hidup kita menjadi sempurna. Really!
karena dengan masalah, kita jadi tau rasanya menangis kemudian tertawa.. kita jadi tau bagaimana ketika kita jatuh, sakit, bahkan berdarah, namun kemudian sembuh..
sempurna bukan? karena hidup menjadi sangat berwarna! :D
saya tetap akan menjadi cangkir yang menunggu air-air memenuhi setiap celah..
karena lewat air-air itu saya tau bagaimana caranya bertahan..
terkadang memang tidak kuat, sering kali merasa tidak bisa..
tapi sungguh akhirnya dimampukan olehNya..
jadi, sekalipun tidak sedang baik-baik saja.. saya selalu bilang kepada diri saya sendiri "SAYA BAIK-BAIK SAJA", karena dengan begitu saya sedang mensugesti diri saya sendiri untuk BAIK-BAIK SAJA, ketika saya bilang saya pasti bisa dan saya harus bisa, itu menjadi salah satu bentuk optimisme untuk tetap berjuang...
karena hidup, harus terus berjalan..
cangkir saya mungkin retak, tapi masih bisa menahan air-air itu agar tetap berada di tempatnya, kemudian menghabiskannya.. dan saya akan selalu menjaga, agar cangkir itu tidak pecah! :)
Moving on, gals.. :)
Senin, 26 September 2011
Sabtu, 24 September 2011
BERKAT :D
semua orang bisa menjadi berkat!
dan semua orang memiliki cara tersendiri untuk menjadi berkat bagi orang lain..
saya sempat berpikir, coba saya menjadi orang terkaya di dunia..
atau paling tidak di Indonesia, pasti saya akan memberikan setengah atau bahkan lebih dari kekayaan saya untuk orang-orang yang membutuhkan di luar sana...
setidaknya saya bisa hidup cukup, dan tentu bahagia..
tapi kemudian saya kembali berpikir, untung saya bukan orang terkaya!
karena jika iya, belum tentu saya akan memiliki pola pikir yang sama dengan saya yang sekarang. Fiuh..
saya bersyukur dengan hidup saya, yang sederhana dan BAHAGIA :D
kenapa?
karena tidak harus menjadi orang terkaya untuk boleh membantu saudara-saudara kita lainnya yang membutuhkan, mereka yang memang memiliki nasib yang tidak seberuntung kita.
menjadi berkat bagi orang lain, bisa dilakukan dengan banyak cara..
jujur, saya ini sangat sensitif. selalu saja merasa iba, dan pengen sekali membantu orang lain sebisa saya.
pernah seorang kawan menilai saya "lebay" jika memberikan sesuatu kepada pengamen atau kepada orang yang minta-minta, tapi ternyata lama-lama kawan saya itu juga berlaku sama..
saya rasa ini bukan "lebay", saya hanya berpikir jika saya punya, jika saya bisa, kenapa tidak?
toh, saya bisa menikmati segalanya. saya makan cukup, saya bisa beli jajanan, saya bisa beli pakaian, saya bisa ini dan itu dengan uang yang masih diberi papa mama, lalu kenapa tidak saya bagi jika memang lebih?
pernah saya berjumpa dengan anak kecil di kawasan UGM, ia sangat tidak menarik atau bahkan lucu.
rambutnya keriting, dia hitam terlebih dekil. mungkin usianya kala itu 4 tahun.
iba, karena dia bersama sang ibu yang seperti "memanfaatkannya"..
saya beri dia brownies yang saya beli, saya ambilkan beberapa potong, saya beri dia sedikit dari uang yang saya punya. dalam hati, saya berpikir untuk mengajaknya pulang, membelikannya baju, dan mengurus dia agar bisa bersekolah. hingga perjumpaan itu membuat saya ketagihan datang ke UGM, tapi ternyata tidak bisa bertemu lagi. Entah, bagaimana kabar anak perempuan itu sekarang.. Semoga dia baik-baik saja :')
yang baru-baru saja terjadi, ketika hari raya Idul Fitri tiba..
kala itu, saya menjadi tour guide sepupu saya bersama ketiga teman kerjanya..
kami menuju alun-alun kidul, dan tepat saat mobil berhenti dan saya turun. saya dikejutkan dengan 2 laki-laki yang mungkin berusia 40an tahun, mereka dekat dengan mobil yang terparkir.. mereka mengais tempat sampah! mencari barang-barang yang masih layak pakai, ya mereka pemulung..
mereka pasti sedang berjuang untuk anak istri mereka di rumah :'(
saya rogoh kantong saya tapi tidak ada uang, saya ambil tas saya namun dua laki-laki itu sudah berlalu..
akhirnya, saya dan sepupu juga teman-temannya menuju ke tengah alun-alun untuk mencoba menyisiri jalan hingga melewati dua pohon beringin besar yang ada..
dan mengejutkan! ternyata, dua laki-laki itu ada di samping pohon beringin dengan sepeda tua mereka, dan beronjong besar di belakangnya. saya mengamati, lalu saya bergerak.. saya membeli dua botol minuman, saya selipkan di beronjong mereka saat mereka pergi mencari barang-barang bekas di tempat sampah..
ya, semoga minuman itu berguna.. untuk mengusir dahaga :')
berbeda lagi ketika saya menuju ke Mirota Kampus di Jl. Solo..
waktu itu, saya baru saya tiba dan hendak mencari parkir motor, saya cuma mbonceng waktu itu..
ketika motor berhenti, tepat di depan saya berjalan anak kecil..
anak laki-laki mungkin berusia 6 tahun, dengan pakaian yang kotor dan agak sobek.
dia berjalan jauh di belakang ayahnya, tiba-tiba saya minta teman saya menjalankan motornya agak ke depan lagi mengejar anak laki-laki itu, kemudian saya turun, saya ambil uang yang ada di kantong saya, lalu saya berikan, memang tidak seberapa.. tapi saya tau itu pasti berguna, paling tidak kalau dia mau jajan kayak temen-temennya yang lain.. :')
ya.. ada kelegaan, ada kepuasaan ketika bisa membantu sesama..
saya hanya ingin berbagi, bahwa membantu sesama itu menyenangkan..
seorang kawan, kakak KTB saya juga belajar untuk menjadi berkat untuk temannya...
dia bahkan mencarikan pekerjaan, membiayai kebutuhan hidup selama sebulan, memberikan uang transportasi menuju Surabaya dari Klaten, dan membayarkan uang kost..
tapi tentu, setiap orang punya cara sendiri-sendiri..
tidak harus seperti kakak KTB saya, cukup menjadi diri sendiri..
semua yang kita punya, adalah milik Tuhan..
menjadi berkat bagi orang lain juga tidak harus dengan memberikannya sesuatu, tapi bisa dengan cara lain, dalam kondisi yang berbeda-beda. tujuannya sama, membantu! bukankah itu salah satu bagian dari kasih? :)
jadi selama kita punya, selama kita bisa, kenapa tidak?
Selamat belajar menjadi berkat bagi banyak jiwa di luar sana.. :)
Tuhan Yesus memberkati :*
dan semua orang memiliki cara tersendiri untuk menjadi berkat bagi orang lain..
saya sempat berpikir, coba saya menjadi orang terkaya di dunia..
atau paling tidak di Indonesia, pasti saya akan memberikan setengah atau bahkan lebih dari kekayaan saya untuk orang-orang yang membutuhkan di luar sana...
setidaknya saya bisa hidup cukup, dan tentu bahagia..
tapi kemudian saya kembali berpikir, untung saya bukan orang terkaya!
karena jika iya, belum tentu saya akan memiliki pola pikir yang sama dengan saya yang sekarang. Fiuh..
saya bersyukur dengan hidup saya, yang sederhana dan BAHAGIA :D
kenapa?
karena tidak harus menjadi orang terkaya untuk boleh membantu saudara-saudara kita lainnya yang membutuhkan, mereka yang memang memiliki nasib yang tidak seberuntung kita.
menjadi berkat bagi orang lain, bisa dilakukan dengan banyak cara..
jujur, saya ini sangat sensitif. selalu saja merasa iba, dan pengen sekali membantu orang lain sebisa saya.
pernah seorang kawan menilai saya "lebay" jika memberikan sesuatu kepada pengamen atau kepada orang yang minta-minta, tapi ternyata lama-lama kawan saya itu juga berlaku sama..
saya rasa ini bukan "lebay", saya hanya berpikir jika saya punya, jika saya bisa, kenapa tidak?
toh, saya bisa menikmati segalanya. saya makan cukup, saya bisa beli jajanan, saya bisa beli pakaian, saya bisa ini dan itu dengan uang yang masih diberi papa mama, lalu kenapa tidak saya bagi jika memang lebih?
pernah saya berjumpa dengan anak kecil di kawasan UGM, ia sangat tidak menarik atau bahkan lucu.
rambutnya keriting, dia hitam terlebih dekil. mungkin usianya kala itu 4 tahun.
iba, karena dia bersama sang ibu yang seperti "memanfaatkannya"..
saya beri dia brownies yang saya beli, saya ambilkan beberapa potong, saya beri dia sedikit dari uang yang saya punya. dalam hati, saya berpikir untuk mengajaknya pulang, membelikannya baju, dan mengurus dia agar bisa bersekolah. hingga perjumpaan itu membuat saya ketagihan datang ke UGM, tapi ternyata tidak bisa bertemu lagi. Entah, bagaimana kabar anak perempuan itu sekarang.. Semoga dia baik-baik saja :')
yang baru-baru saja terjadi, ketika hari raya Idul Fitri tiba..
kala itu, saya menjadi tour guide sepupu saya bersama ketiga teman kerjanya..
kami menuju alun-alun kidul, dan tepat saat mobil berhenti dan saya turun. saya dikejutkan dengan 2 laki-laki yang mungkin berusia 40an tahun, mereka dekat dengan mobil yang terparkir.. mereka mengais tempat sampah! mencari barang-barang yang masih layak pakai, ya mereka pemulung..
mereka pasti sedang berjuang untuk anak istri mereka di rumah :'(
saya rogoh kantong saya tapi tidak ada uang, saya ambil tas saya namun dua laki-laki itu sudah berlalu..
akhirnya, saya dan sepupu juga teman-temannya menuju ke tengah alun-alun untuk mencoba menyisiri jalan hingga melewati dua pohon beringin besar yang ada..
dan mengejutkan! ternyata, dua laki-laki itu ada di samping pohon beringin dengan sepeda tua mereka, dan beronjong besar di belakangnya. saya mengamati, lalu saya bergerak.. saya membeli dua botol minuman, saya selipkan di beronjong mereka saat mereka pergi mencari barang-barang bekas di tempat sampah..
ya, semoga minuman itu berguna.. untuk mengusir dahaga :')
berbeda lagi ketika saya menuju ke Mirota Kampus di Jl. Solo..
waktu itu, saya baru saya tiba dan hendak mencari parkir motor, saya cuma mbonceng waktu itu..
ketika motor berhenti, tepat di depan saya berjalan anak kecil..
anak laki-laki mungkin berusia 6 tahun, dengan pakaian yang kotor dan agak sobek.
dia berjalan jauh di belakang ayahnya, tiba-tiba saya minta teman saya menjalankan motornya agak ke depan lagi mengejar anak laki-laki itu, kemudian saya turun, saya ambil uang yang ada di kantong saya, lalu saya berikan, memang tidak seberapa.. tapi saya tau itu pasti berguna, paling tidak kalau dia mau jajan kayak temen-temennya yang lain.. :')
ya.. ada kelegaan, ada kepuasaan ketika bisa membantu sesama..
saya hanya ingin berbagi, bahwa membantu sesama itu menyenangkan..
seorang kawan, kakak KTB saya juga belajar untuk menjadi berkat untuk temannya...
dia bahkan mencarikan pekerjaan, membiayai kebutuhan hidup selama sebulan, memberikan uang transportasi menuju Surabaya dari Klaten, dan membayarkan uang kost..
tapi tentu, setiap orang punya cara sendiri-sendiri..
tidak harus seperti kakak KTB saya, cukup menjadi diri sendiri..
semua yang kita punya, adalah milik Tuhan..
menjadi berkat bagi orang lain juga tidak harus dengan memberikannya sesuatu, tapi bisa dengan cara lain, dalam kondisi yang berbeda-beda. tujuannya sama, membantu! bukankah itu salah satu bagian dari kasih? :)
jadi selama kita punya, selama kita bisa, kenapa tidak?
Selamat belajar menjadi berkat bagi banyak jiwa di luar sana.. :)
Tuhan Yesus memberkati :*
Selasa, 03 Mei 2011
aku sayang semua :)
semalam, saya meneteskan air mata.. air mata bahagia, air mata haru..
sebuah telepon mengejutkan saya, ada apa kenapa tumben sekali telpon pikir saya..
suara di seberang sana menyejukkan, di antara rasa khawatir dan sayangnya dia bertanya apa saya baik-baik saja...
masih tetep dalam percakapan kami di telepon, saya membuka hp saya yang lain..
ada sms, dari wanita yang sedang menelepon saya.. sms nya ternyata sudah terkirim agak lama, hanya saja baru saya buka.. dalam sms itu dia bertanya apa saya baik-baik saja..
kemudian dia bercerita, semalam dia bermimpi saya diambil oleh seseorang, saya diajak pergi, saya dimiliki orang lain. masih dalam mimpi itu, wanita itu menuturkan bagaimana ia dan juga mama saya menangis, tidak mau jika saya diambil.. mama menangis dengan hebatnya, nangis yang sejadi-jadinya, begitu pula wanita itu..
mereka tidak mau kehilangan saya, begitu pula saya.. :)
wanita itu bercerita, mama memeluk saya erat, tidak mengijinkan siapa pun membawa saya pergi..
setelah bercerita, wanita itu tetap bertanya apa saya baik-baik saja..
saya yakinkan dia, saya tidak apa-apa, saya baik-baik saja mbak.. :)
percakapan kami selesai, dia menutup teleponnya..
selang beberapa menit, saya berinisiatif mengirimkan pesan pada kakak saya.. tetap berusaha meyakinkan dia, bahwa saya baik-baik saja..
tapi balasan yang saya terima, justru membuat hati saya sesak, dan saya menangis..
"dik mbak sedih, selama ini belum bisa menjadi kakak yang baik dan menyenangkan dik anggun. dalam kesusahan, mbak pas nggak bisa berbuat banyak. padahal aku pengen membantu, tp aku lagi tidak berdaya. dik, mbak sayang banget ma dik anggun, apalagi mama sayang banget. dik anggun itu separuh jiwanya mama, jadi dik anggun tetep sayang sama mama n papa ya dik. mereka orang tua kita yang berjuang mati-matian untuk kita dik. kalau ada apa-apa atau ada masalah jangan dipendam sendiri ya dik.."
saya terharu membaca baris demi baris. saya resapi kata demi kata. saya tau ada kasih sayang yang luar biasa di sana.. bahkan dalam beberapa penggal kalimat itu, saya tau wanita itu begitu mengasihi saya..
saya membalas pesan singkat itu, dan wanita itu kembali membalas.. kali ini makin membuat saya banjir airmata, padahal saat itu saya sedang berada di warung kaki lima untuk makan..
"dik, aku sangat sayang ama dik anggun n aku sedih banget belum bisa nyenengin n manjain dik anggun. kalau dik anggun susah atau sakit, aku sangat sedih banget. maaf ya dik mbak bikin susah dik anggun n mama papa. mbak ana sayang banget dik anggun n mama papa."
(bahkan menuliskannya di blog ini saja membuat saya kembali menangis, juga saat membacanya kembali)
malam itu juga, saya katakan pada wanita itu bahwa saya beruntung, saya bersyukur memiliki kakak seperti dia. tak lupa saya juga mengirimkan pesan, sebuah ayat alkitan untuk mama dan papa saya.. saya menyayangi mereka :). saya tidak pernah merasa tidak beruntung memiliki kakak seperti wanita itu. saya sungguh sangat menyayanginya, dia pun segalanya bagi saya. dia juga menjadi salah satu tujuan saya, untuk membuatnya bahagia.. dulu, semasa SMP dan SMA, saat dia merantau ke Jakarta untuk bekerja, kemudian mendapat libur, saya selalu menyambutnya dengan sukacita, kerinduan saya terlalu memuncak, tapi berubah menjadi kesal ketika waktu harus memisahkan saya, karena dia harus kembali ke Jakarta untuk bekerja..
banyak waktu yang terlewat, membuat saya dan wanita itu jarang untuk bersama. dan kini, ia kembali ke kota kelahirannya, ke klaten.. dan saya memiliki sangat banyak waktu untuk bertemu, untuk bersama, dan saya bahagia..
sekalipun tidak ada hubungan darah di antara kami, sungguh saya sangat mengasihi wanita itu. bagi saya, dia kakak terbaik. dia tidak pernah membedakan saya, dia selalu membela saya, dia segalanya..
Yohana Lestari Wahyu Umbara, ya.. mbak ana.. betapa aku sangat mengasihimu, tidak peduli segala yang kamu bilang tentang menyenangkan, memanjakan saya. bagi saya, anda adalah wanita hebat. sekalipun jujur kadang anda membuat kecewa, tapi kasih sayang ini tak akan pernah berubah, sedikitpun..
saya sangat menyayangi anda, kita ini keluarga kan? kita ini anak papa dan mama, kita ini keluarga Wahyu Umbara. :)
aku sangat mengasihimu kakakku, aku juga sangat mengasihi papa dan mama.. sangat...
kalian itu bagian terpenting dalam hidupku, apapun..
terima kasih boleh merawatku, boleh mengasihiku, boleh menjagaku selama ini.. hingga aku menjadi seperti sekarang ini.. :)
suatu saat, aku yang akan membahagiakan kalian, aku janji..
aku mengasihi, aku menyayangi kalian dengan segenap hatiku..
kasihku tak akan pernah tergantikan dengan apapun..
aku mengasihi semua.. :)
Hardilan Wahyu Umbara, Heni Ambar Drajati, Yohana Lestari Wahyu Umbara, Anggun Via Grasma Wahyu Umabara, we are family.. :)
sebuah telepon mengejutkan saya, ada apa kenapa tumben sekali telpon pikir saya..
suara di seberang sana menyejukkan, di antara rasa khawatir dan sayangnya dia bertanya apa saya baik-baik saja...
masih tetep dalam percakapan kami di telepon, saya membuka hp saya yang lain..
ada sms, dari wanita yang sedang menelepon saya.. sms nya ternyata sudah terkirim agak lama, hanya saja baru saya buka.. dalam sms itu dia bertanya apa saya baik-baik saja..
kemudian dia bercerita, semalam dia bermimpi saya diambil oleh seseorang, saya diajak pergi, saya dimiliki orang lain. masih dalam mimpi itu, wanita itu menuturkan bagaimana ia dan juga mama saya menangis, tidak mau jika saya diambil.. mama menangis dengan hebatnya, nangis yang sejadi-jadinya, begitu pula wanita itu..
mereka tidak mau kehilangan saya, begitu pula saya.. :)
wanita itu bercerita, mama memeluk saya erat, tidak mengijinkan siapa pun membawa saya pergi..
setelah bercerita, wanita itu tetap bertanya apa saya baik-baik saja..
saya yakinkan dia, saya tidak apa-apa, saya baik-baik saja mbak.. :)
percakapan kami selesai, dia menutup teleponnya..
selang beberapa menit, saya berinisiatif mengirimkan pesan pada kakak saya.. tetap berusaha meyakinkan dia, bahwa saya baik-baik saja..
tapi balasan yang saya terima, justru membuat hati saya sesak, dan saya menangis..
"dik mbak sedih, selama ini belum bisa menjadi kakak yang baik dan menyenangkan dik anggun. dalam kesusahan, mbak pas nggak bisa berbuat banyak. padahal aku pengen membantu, tp aku lagi tidak berdaya. dik, mbak sayang banget ma dik anggun, apalagi mama sayang banget. dik anggun itu separuh jiwanya mama, jadi dik anggun tetep sayang sama mama n papa ya dik. mereka orang tua kita yang berjuang mati-matian untuk kita dik. kalau ada apa-apa atau ada masalah jangan dipendam sendiri ya dik.."
saya terharu membaca baris demi baris. saya resapi kata demi kata. saya tau ada kasih sayang yang luar biasa di sana.. bahkan dalam beberapa penggal kalimat itu, saya tau wanita itu begitu mengasihi saya..
saya membalas pesan singkat itu, dan wanita itu kembali membalas.. kali ini makin membuat saya banjir airmata, padahal saat itu saya sedang berada di warung kaki lima untuk makan..
"dik, aku sangat sayang ama dik anggun n aku sedih banget belum bisa nyenengin n manjain dik anggun. kalau dik anggun susah atau sakit, aku sangat sedih banget. maaf ya dik mbak bikin susah dik anggun n mama papa. mbak ana sayang banget dik anggun n mama papa."
(bahkan menuliskannya di blog ini saja membuat saya kembali menangis, juga saat membacanya kembali)
malam itu juga, saya katakan pada wanita itu bahwa saya beruntung, saya bersyukur memiliki kakak seperti dia. tak lupa saya juga mengirimkan pesan, sebuah ayat alkitan untuk mama dan papa saya.. saya menyayangi mereka :). saya tidak pernah merasa tidak beruntung memiliki kakak seperti wanita itu. saya sungguh sangat menyayanginya, dia pun segalanya bagi saya. dia juga menjadi salah satu tujuan saya, untuk membuatnya bahagia.. dulu, semasa SMP dan SMA, saat dia merantau ke Jakarta untuk bekerja, kemudian mendapat libur, saya selalu menyambutnya dengan sukacita, kerinduan saya terlalu memuncak, tapi berubah menjadi kesal ketika waktu harus memisahkan saya, karena dia harus kembali ke Jakarta untuk bekerja..
banyak waktu yang terlewat, membuat saya dan wanita itu jarang untuk bersama. dan kini, ia kembali ke kota kelahirannya, ke klaten.. dan saya memiliki sangat banyak waktu untuk bertemu, untuk bersama, dan saya bahagia..
sekalipun tidak ada hubungan darah di antara kami, sungguh saya sangat mengasihi wanita itu. bagi saya, dia kakak terbaik. dia tidak pernah membedakan saya, dia selalu membela saya, dia segalanya..
Yohana Lestari Wahyu Umbara, ya.. mbak ana.. betapa aku sangat mengasihimu, tidak peduli segala yang kamu bilang tentang menyenangkan, memanjakan saya. bagi saya, anda adalah wanita hebat. sekalipun jujur kadang anda membuat kecewa, tapi kasih sayang ini tak akan pernah berubah, sedikitpun..
saya sangat menyayangi anda, kita ini keluarga kan? kita ini anak papa dan mama, kita ini keluarga Wahyu Umbara. :)
aku sangat mengasihimu kakakku, aku juga sangat mengasihi papa dan mama.. sangat...
kalian itu bagian terpenting dalam hidupku, apapun..
terima kasih boleh merawatku, boleh mengasihiku, boleh menjagaku selama ini.. hingga aku menjadi seperti sekarang ini.. :)
suatu saat, aku yang akan membahagiakan kalian, aku janji..
aku mengasihi, aku menyayangi kalian dengan segenap hatiku..
kasihku tak akan pernah tergantikan dengan apapun..
aku mengasihi semua.. :)
![]() |
| mb ita, mb ridut, MB ANA, jojo, mb yuli, bude sri :) |
![]() |
| papa dan mama :) |
![]() |
| mbak ana, pas masih gendut :) |
Hardilan Wahyu Umbara, Heni Ambar Drajati, Yohana Lestari Wahyu Umbara, Anggun Via Grasma Wahyu Umabara, we are family.. :)
Langganan:
Postingan (Atom)




