Selasa, 22 Februari 2011

selamat jalan..

Diposting oleh anggun via grasma di 2/22/2011 04:57:00 PM 0 komentar
tepat hari ini, sebenarnya inilah yang ditunggu-tunggu..
tentu karena aku tak bisa membiarkan beliau tersiksa..
hanya tinggal raga, namun tak ada jiwa..
menunggu hari yang katanya adalah tepat itu terasa lama
tapi kemudian aku tau bahwa semua adalah rencanaNya..

ya, tepat hari ini ibu dari ayahku meninggalkan dunianya..
beliau yang aku panggil simbah, beliau yang menurunkan darahnya untukku, darah yang sama darinya..
ya, beliau yang memang simbahku meski sejak kecil mungkin tak pernah sekali pun aku ditimang olehnya..
aku memang "seperti" tidak punya simbah..
eyang dari mamaku pun seperti bukan eyang, karena aku tau dalam tubuh ini bukanlah darahnya..
simbah dari papa, aku juga tak pernah berjumpa, hanya masa kecilku saja..
apalagi dengan simbah dari ibuku, aku sama sekali tidak tau..
tapi kali ini adalah ibu ayahku.. pasangan simbah kakung, simbah yang memang seharusnya simbahku..
beliau akhirnya menghembuskan nafas tepat pada siang hari, hari ini..
besok, selamanya aku tak akan pernah bertemu lagi dengannya..
tepat pukul satu, jenazahnya akan dikebumikan..
aku tau bahwa Tuhan Yesus sudah mengampuni segala dosa dan kesalahan beliau, dan beliau akan tenang disisiNya..
sekalipun aku tak pernah seperti cucunya, atau beliau tak pernah seperti simbahku..
aku tetap mengasihinya..
I LOVE U simbahku..
selamat jalan mbah putri DonoYoso..
tenang di sana bersama Bapa, restu darimu untukku.. :)

Rabu, 16 Februari 2011

3 hati 2 dunia 1 cinta = saya!!!!

Diposting oleh anggun via grasma di 2/16/2011 12:31:00 AM 0 komentar
sudah lama saya memang ingin menonton film yang satu ini..
3 hati, 2 dunia, 1 cinta.. :)
tentu karena film ini merepresentasikan kehidupan saya, tentang sebuah "cinta"..

saya pernah menjalin hubungan dengan seseorang yang berbeda.. kalau mau melihat history saya, saya memang tumbuh dalam keluarga nasrani, tapi sebenarnya asalnya saya adalah muslim. mama papa saya nasrani, ayah ibu saya muslim, begitu pula sodara saya yang lain, hanya saya dan kakak laki-laki saya yang nasrani.. dan saya bangga menjadi nasrani.. saya bersyukur :)

film ini menampar saya, semua yang ada dalam film ini semuanya sama persis!
tapi sebelum semua terlambat, saya memilih mengakhirinya..
saya tidak mau mengorbankan Tuhan Yesus untuknya, saya juga tidak mau membuat dia mengalahkan Allahnya demi saya yang hanya manusia berdosa ini.. saya juga tidak mau mengorbankan perasaan orang-orang di sekitar saya hanya untuk kebahagiaan kami. seperti kata-kata dalam film ini "untuk apa kita bahagia, kalau orang-orang di sekitar kita menangis"..
memiliki pasangan yang sama saja terasa sulit, akan selalu terdapat kerikil di dalamnya, apalagi harus berbeda..
pada akhirnya, memang ending cerita ini sama dengan ending kisah saya..
ya,  saya memutuskan untuk cukup berteman saja, dan saya akan mencari pasangan yang sama, pasangan yang terbaik dari Tuhan untuk saya, dan saya akan selalu berdoa agar ia juga mendapat yang terbaik. :)
sama dengan film ini yang menceritakan bahwa mereka pada akhirnya hanya berteman, dan hidup bahagia dengan pasangan masing-masing.
saya tentu juga berharap akan seperti itu kelak.. "bahagia dengan pasangan masing-masing.." :)

saya akui film ini berani,. di tengah-tengah perbedaan yang terlalu mencolok di Indonesia, film ini mengangkat realitas sosial hidup ini..
saya suka film ini, love it! tapi saya tetap tidak suka dengan kata-kata, "kita jalani saja dulu", "kita lihat saja nanti", hm.. wanita selalu butuh kepastian.. kalau kau tak bisa memberikannya, jangan mengharapkan lebih untuk apa pun.. :)

Selasa, 15 Februari 2011

kata tajam salah sasaran

Diposting oleh anggun via grasma di 2/15/2011 11:00:00 PM 0 komentar
malam ini aku melukai sahabatku..
jahatnya aku, padahal selalu kukatakan betapa aku sangat mengasihinya..
tapi pada kenyataannya, kasih yang selalu aku ucap adalah nol besar!
aku melukainya, dengan kata-kata tak jelas.. yang keluar dengan sendirinya..
dengan kata-kata yang berbeda 180 derajat dengan hatiku..
dengan kata-kata yang memang bukan untuknya..
namun dia sakit, karena mengira semua benar untuknya..
seperti mengirimkan surat yang salah alamat..
aku bingung, dan takut karena aku tau jika pikirannya adalah seperti itu, maka tentu sakit luar biasa..
ya begitu jahatnya aku, melukai sahabatku sendiri dengan kata-kata yang adalah untuk orang lain..
aku memang kecewa padanya, tapi aku tak ingin menyakitinya..
maaf untuk itu..

tapi sekarang aku belajar, bahwa segala sesuatunya memang harus dipikirkan lebih dahulu, daripada harus menyakiti orang lain, bahkan sahabatmu.. pengalaman membuatmu belajar, dan orang bodoh akan selalu mengulangi kesalahannya, tapi aku tidak ingin selalu jadi orang bodoh, ak mau belajar untuk menjadi pintar.. kata-kata yang seharusnya bukan untuknya, sekalipun itu hanya persepsinya bahkan ketika dia menduga-duga saja, itu sudah membuatnya sakit.. sekali lagi maaf, semua hanya salah paham, dan aku salah sasaran!! :(
 

after the rain Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos